Ekskul Hadrah “Lughut” Semakin Eksis

Hadrah adalah kesenian islami yang sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dikisahkan pada saat Baginda Nabi hijrah dari Makkah ke Madinah, baginda Nabi di sambut gembira oleh orang-orang Anshor dengan nyanyian/syair yang dikenal dengan sholawat “Thola’al badru ‘alaina” dengan diiringi tabuhan terbang. Makna hadroh dari segi bahasa diambil dari kalimat bahasa Arab yakni hadhoro atau yuhdhiru atau hadhron atau hadhrotan yang berarti kehadiran. Sehingga dapat dimaknai hadrah adalah suatu metode yang bermanfaat untuk membuka jalan masuk ke ‘hati’, karena orang yang melakukan hadrah dengan benar terangkat kesadarannya akan kehadiran Allah dan Rasul-Nya.
Seni Hadrah merupakan salah satu kesenian tradisi dikalangan umat Islam. Kesenian ini berkembang seiring dengan tradisi memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dikalangan umat Islam. Kesenian ini menggunakan syair berbahasa arab yang bersumber dari Kitab Al Barzanji, sebuah kitab sastra yang terkenal di kalangan umat Islam. Yang menceritakan sifat-sifat nabi dan keteladanan akhlaknya. Dulu seni hadrah ini berkembang di pesatren-pesantren tradisional yang khalaf, namun sekarang merambah diberbagai masyarakat bahkan di instansi pendidikanpun cukup familier.
Ekstrakurikuler Hadrah Lughut Smansaka sebagai salah satu ekstra unggulan di SMA N 1 Karanggede untuk mewadahi potensi siswa-siswi dalam megembangkan bakat dan minat dibidang shalawat. Nama group hadrah lughut yang sederhana ini diambil dari filososfi pohon bambu yang ada lugutnya, sehingga muncul konsep sederhana dengan filosofi, lughutnya smansaka menjadikan hati sejuk dan tenang, berdasarkan syair yang berisi akhlak Baginda Nabi Muhammad SAW. Lughut smansaka berdiri bertepatan 1 muharram 1438 H, atau 12 september 2016. Kesenian hadrah ini dimaksudkan menjadi media dalam bershalawat untuk mendapatkan Syafaat dari Baginda Rasulullah Muhammad SAW. Hadrah dimaknai sebagai bagian dakwah dalam mensyiarkan Islam melalui media shalawat dengan mengkolaburasikan alat-alat yang tradisional seperti terbang, Bass, Samer, Teplak dan sebagainya. Iringan nada tersebut dibarengi dengan vocal yang menjadi satu kesatuan yang pada akhirnya memiliki perpaduan yang kompak diiringi dengan syair religius, sehingga mampu menghadirkan kedekatan kita terhadap Baginda Rasulullah Muhammad SAW.
Hadrah Lughut Smansaka sangat mengudara dan diminati khalayak Muslim, mulai lembaga pendidikan seperti berpartisipasi dalam kegiatan memeriahkan Wisuda Juz 30 Gerakan SMA N 1 Karanggede menghafal, sampai pada acara-acara hajadan dalam berbagai event. Seperti Walimatul Ursy, Wasanawarsa, Khitanan, Nuzulul Al Qur’an dan masih banyak kegiatan lainnya. Tidak hanya terbatas pada prestasi-pretasi tersebut, Lughut smansaka masuk 10 besar lomba Hadrah seni dan Shalawat dalam gebyar JQH Al Furqan IAIN Salatiga tingkat Provinsi Jawa Tengah dan DIY. Disamping itu meraih juara 1 dalam lomba Gebyar 1 Muharram 1438 H dibawah kementerian Agama tahun 2017.
(Kontributor : Jumain, M.Ag)

You may also like...

2 Responses

  1. Faiq says:

    Mantab👍😊

  2. Evita says:

    Alhamdulillah, semoga ekstra Hadrah nya bisa lebih maju lagi kedepan nya. Bawa nama baik SMA Negeri 1 Karanggede dan raih prestasi lagi. Harus tetap semangat latihannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *